Resep Tempe Lezat dan Sehat Paling Legendaris

Resep Tempe Paling Legendaris – Terutama bagi Anda yang vegetarian, mengkonsumsi tempe merupakan cara terbaik dalam memenuhi kebutuhan protein, terutama protein nabati yang menjadi pengganti protein hewani. Dan mungkin bagi kebanyakan orang, khususnya yang tidak suka ribet, pasti lebih memilih untuk membeli tempe yang sudah jadi dan siap untuk diolah.

Padahal sebenarnya membuat tempe sendiri bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan asalkan mengikuti step yang tepat dan benar, dan harus sabar juga karena proses membuatnya yang cukup lama. Dan tentunya keuntungan dari membuat tempe sendiri adalah lebih higienis, lebih sehat dan lebih hemat. Nah, untuk anda yang tertarik membuat tempe sendiri di rumah, berikut kami bagikan step by step resepnya. Silahkan disimak, dan jangan sampai ada tahapan yang terlewatkan.

Resep dan Cara Membuat Tempe Paling Legendaris Yang Lezat

Resep Tempe Paling Legendaris
Resep Tempe Paling Legendaris

Bahanyang Dibutuhkan

  1. Kedelai putih 5 kg, cuci bersih
  2. Bibit tempe atau ragi tempe 5 gr
  3. Air bersih secukupnya

Alat untuk Pembuatan Tempe

  • Panci ukuran sedang
  • Kompor
  • Tampah bersih 2 buah saja
  • Ember plastic
  • Plastik untuk pembungkus
  • Kertas dan daun pisang yang sudah dibersihkan

Cara dan Proses Pembuatan Tempe

  1. Siapkan semua alat dan bahan.
  2. Pilihlah kedelai yang paling baik, jangan sampai ada yang busuk, pilah secara teliti jika ada yang busuk langsung dibuang.
  3. Cuci kedelai yang sudah dipilihi dengan air bersih.
  4. Panaskan air hingga mendidih, rebus kedelai yang telah dicuci selama 30 menit.
  5. Angkat dan dinginkan, biarkan kedelai mendingin di dalam air rebusan tadi.
  6. Masukkan 10 ml asam laktat yang berfungsi untuk menambah pH=5, yang berfungsi agar mendaptkan kualitas tempe yang terbaik. Diamkan selama 12 jam.
  7. Setelah 12 jam, cuci ulang dan buang kulit kedelainya.
  8. Setelah itu rebus kembali dengan air bersih selama 90 menit.
  9. Angkat lalu tiriskan.
  10. Setelah ditiriskan dan kedelai sudah mendingin, masukkan ragi dan aduk secara merata.
  11. Bungkus kedelai dengan plastik atau daun pisang sesuai selera saja. Apabila menggunakan plastik, tusuk-tusuk dengan lidi secara merata untuk ventilasi saat fermentasi.
  12. Simpan selama 23-30 jam hingga proses fermentasi/peragian selesai.
  13. Maka tempe pun siap untuk dikonsumsi maupun dipasarkan.

Proses pembuatan tempe secara tradisional memang memerlukan waktu yang cukup lama, jadi Anda perlu sabar dan telaten saat membuatnya. Namun hasil yang Anda dapatkan tidak akan mengecewakan karena selain lebih lezat dan higienis, tentunya juga lebih menyehatkan dibandingkan beli di pasaran. Karena biasanya, tempe yang dijual dipasaran, sudah banyak campurannya. Ini dilakukan untuk menyiasati biaya produksi, dan agar untuk yang di dapat bisa banyak. Itulah mengapa membuat tempe sendiri sangat dianjurkan, terlebih bila anda punya waktu luang yang banyak.

Tips Mengetahui Kedelai yang Baik untuk Pengolahan Tempe

  1. Bentuknya sempurna, dan gemuk berisi. Jika bentuknya sudah tidak karuan atau teksturnya sudah lembek lebih baik jangan digunakan.
  2. Baunya khas kedelai dan segar, jika bau sudah semangit atau sedikit mencolok lebih baik jangan digunakan.
  3. Warnanya putih tulang. Jika sudah kecoklatan itu tandanya hampir busuk.

Nah, demikian di atas terkait resep tempe paling legendaris beserta tips mengetahui kedelai yang layak pakai dan tidak layak pakai untuk pengolahan tempe. Semoga bisa menjadi referensi yang bermanfaat.